3 Kali Sebagai DPO Kasus Narkoba,Akhirnya Ditangkap Sat narkoba Polres Labuhanbatu

  • Whatsapp

Saberpungli.com | Labuhanbatu – Sat Narkoba Polres Labuhanbatu berhasil menangkap tersangka yang sudah masuk dalam DPO sebanyak 3 Kali bernama Rizal Efendi Rambe Als Penden Als Mata Kero, Laki², 41 thn warga Jl Cemara Kel Padang Matinggi Kec.Rantau Utara Labuhanbatu.

Tersangka Penden ditangkap Selasa tgl 05 Januari 2020 berawal dari penyelidikan yang dilakukan Sat Narkoba Polres Labuhanbatu yang dipimpin Kasat AKP Martualesi Sitepu dan Kanit I IPDA Sarwedi Manurung dengan cara menurunkan personil Unit I melakukan under cover buy dan berhasil menangkap seorang pengedar bernama AH, Lk, 35 Thn, di Perlayuan Kec.Rantau Utara Kab.Labuhanbatu dan berhasil sita Sabu seberat 10,29 Gram Bruto, HP dan Sepeda Motor.
Dari hasil keterangan dari Tersangka AH berhasil menangkap Penden di Padang Matinggi.

Read More

Selanjutnya dilakukan penggeledahan rumah Penden yang disaksikan Kepling berhasil disita 1 plastik klip berisi narkotika sabu seberat 10 Gram Bruto, sehingga barang bukti yang disita dari Penden yaitu narkotika sabu seberat 10 Gram bruto

Dari data pada Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, Penden adalah terdaftar sebagai DPO sebanyak 3 kali sesuai Laporan Polisi : LP/804/ VI/Res 4.2/2020, an. Tsk Bambang pane Als Bambang, LP/ 340/IV/2019, an.tsk Johan Indra Maranduri dan LP/1511/XI/2018/SPKT an.tsk Tahmat Rizky.
Oleh Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan,SIK.,MH menjelaskan terhadap tsk Penden sudah menjadi target penangkapan Sat Narkoba Polres Labuhanbatu dan untuk saat ini Sat Narkoba Polres Labuhanbatu mulai dari awal penangkapan telah meminta back up Dit Narkoba Polda Sumut untuk menuntaskan kasus Penden diduga terlibat jaringan peredaran narkoba di Kota Rantau Prapat.
Terhadap kedua tsk dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub 112 Yo 132 UU RI NO.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan anacaman maksimal 20 tahun penjara.(Ngantas yakin tuahta).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *