Anak Istimewa Yatim Ahbaabul Mustofa Majapahit Langsungkan Khitan Di Idul Adha 2022

MOJOKERTO | Mediasaberpungli.com – Masih dalam moment hari raya Idul Adha 2022 Yayasan Yatim Ahbaabul Mustofa Majapahit (AMM) kabupaten Mojokerto khitankan anak istimewanya pada Senin(11/07/22).

Acara khitanan anak-anak istimewa AMM kali ini bertempat di dusun Wonoayu Desa Jetis kabupaten Mojokerto dengan dua jagoan atau peserta khitan Mas Fajar dan Mas Dani yang sudah waktunya untuk di khitan dengan di hadiri dari pengurus AMM serta tamu spesial dari ketua PKK kabupaten Mojokerto Ibu Syofiah Hana Albara(nyonya Gus Bara) serta Hj.Setia Pudji Lestari dari dewan kabupaten Mojokerto juga selaku pembina AMM.

Bacaan Lainnya

Acara di mulai sekitar pukul 15:00 WIB dengan di awali sambutan-sambutan dan di akhiri dengan Do’a bersama dan tepat sekitar pukul 17:00 WIB di langsungkannya prosesi khitan dan pemberian hadiah spesial kepada anak istimewa yang sudah di khitan.

“Anak yatim merupakan amanah yang Allah berikan kepada manusia yang berakal. Mereka diamanahkan untuk disantuni sebagaimana menyantuni diri sendiri dan keluarga.

Terdapat tiga keutamaan besar dalam menyantuni anak yatim, seperti yang dijelaskan pada hadis-hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam :

Pertama, Dekat dengan Rasulullah di surga, sedekat jari telunjuk dengan jari tengah

Rasulullah Saw bersabda: “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya” (HR. Bukhari, Shahih Bukhari, Sahl bin Sa’ad As-Sa’idiy: 5304)

Barang siapa yang ingin bersama Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di surga, santunilah anak yatim. Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menjanjikan surga bagi mereka dan jarak dengan beliau dekat sekali seperti halnya jari telujuk dengan jari tengah.

Ibnu Hajar Al-Asqalaniy Rahimahullah berkata: “Isyarat ini cukup untuk menegaskan kedekatan kedudukan pemberi santunan kepada anak yatim dan kedudukan Nabi, karena tidak ada jari yang memisahkan jari telunjuk dengan jari tengah.”(GNK)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.