Bupati Ikfina Hadir Dalam Gelar Temu Budaya Mojokerto Tahun 2021

  • Whatsapp

Mojokerto l Mediasaberpungli.com – Disparpora Kabupaten Mojokerto, menggelar acara Temu Budaya Tahun 2021, dengan mengambil tema “Kabupaten Mojokerto Menuju Kemandirian di Bidang Seni dan Budaya.”

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, mengajak para seniman dan budayawan Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, agar bisa bersinergi dan kerjasama dalam upaya penanggulangan Covid-19.

Read More

Bupati menekankan usaha dan kesabaran, karena saat ini semua kegiatan termasuk seni dan budaya, harus dibatasi oleh aturan.

Hal ini ditekankan bupati di hadapan 45 orang budayawan dan seniman, pada acara Temu Budaya Tahun 2021 yang diselenggarakan Disparpora Kabupaten Mojokerto, Rabu (16/6/2021) sore di Wisata Desa Bumi Mulyo Mojapahit, Desa Randu Genengan, Kecamatan Dlanggu.

“Budaya, seni dan wisata adalah beberapa sektor pengungkit untuk kita agar pulih dari pandemi. Namun sangat terpaksa saya informasikan, bahwa saat ini masih berlaku pembatasan. Untuk kegiatan seni dan budaya, hanya boleh dihadiri dengan kapasitas 25 persen dari kapasitas ruang. Presiden RI telah menginstruksikan pengendalian Covid dengan prinsip gas dan rem. Gas kita pakai untuk menaikkan ekonomi dan sebagainya. Namun, jika ada kenaikan angka Covid, kita akan rem dulu hingga angka landai. Sedangkan kita tahu, bahwa saat ini Jatim mengalami lonjakan Covid cukup tajam. Dimulai dari Bangkalan, Sumenep, hingga tetangga dekat kita Kota Mojokerto, mengalami lonjakan kasus kemarin siang. Mohon dukungan dan kerjasama, agar kenaikan ini segera landai dengan terus koordinasi pengetatan prokes,” terang bupati dilanjutkan menilik kebun coklat.

Amat Susilo Kepala Disaparpora, sebelumnya pada laporan mengatakan,  beberapa program kegiatan yang dimasukkan dalam RPJMD.

“Beberapa program kita masukkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) seperti, pengembangan kebudayaan, kesenian tradisional, pelestarian pengelolaan cagar budaya, pengembanan ekonomi kreatif, dan lain-lain. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kita seharusnya sudah mulai persiapan Mangesti Suro. Namun karena masih pandemi, kita akan sesuaikan,” kata Amat.

Kegiatan Temu Budaya ini, dibuka dengan ceramah budaya oleh Ki Djati Kusumo dengan tema “Menyongsong Hidupnya Surya Mandala Majapahit dengan Spirit Jamus Kalimasada”. (Red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *