FP Jamsos : BPJS Ketenagakerjaan untuk Hari Tua, Bukan Hanya Janji

  • Whatsapp

Sidoarjo l Mediasaberpungli.com – Ketua Umum Forum Peserta Jaminan Sosial,Sony Mardiyanto mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo terkait pelaksanaan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja.

Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya pekerja yang terkena musibah baik kematian, kecelakaan kerja dan sebagainya.

Bacaan Lainnya

Komitmen BPJS Ketenagakerjaan melindungi peserta dari resiko sosial patut diacungi jempol.

Di tengah pandemi Covid 19 melanda negeri ini banyak pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), disamping itu banyak juga pekerja yang meninggal dunia akibat terkena Covid-19.

Hal ini membuat Kondisi ekonomi rakyat khususnya pekerja dan keluarganya semakin terpuruk.

Bahkan untuk mencukupi kebutuhan sehari hari saja sangat susah, sedangkan bantuan sosial dari pemerintah belum merata.

Beruntung para pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam kondisi seperti ini mereka mendapatkan Perlindungan dengan mencairkan Jaminan Hari Tua (JHT) untuk kebutuhan modal usaha pasca PHK.

Sedangkan bagi ahli waris peserta yang meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja mendapatkan santunan kematian sebesar 42 juta.

Hal tersebut disampaikan Sony Mardiyanto saat silaturahmi bersama pengurus pusat FP JAMSOS bersama Dewan Penasehat Ahmad Ansory beliau juga mantan Direktur Jamsostek ,yang kebetulan berada di Tuban Jawa Timur saat menghadiri Tasyakuran Pernikahan Putra Saudaranya, Rabu, 8 September 2021.

“Program BPJS ketenagakerjaan ini sangat baik sekali, karena memberikan bantuan pada masyarakat yang terkena musibah. Kegiatan sosial harus digalakkan, BPJS Ketenagakerjaan ini juga membantu pemerintah dalam menyalurkan bantuan pada masyarakat, dan meminta pada perusahaan untuk mendaftarkan seluruh pekerjanya,” ucap Sony Mardiyanto.

Pada kesempatan itu juga, Handoko Bendahara umum Pengurus Pusat Forum Peserta Jaminan Sosial atau FP JAMSOS memberikan apresiasi terhadap kinerja “BPJS Ketenagakerjaan telah menunaikan janji dan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi rakyat.,Ini bukti bahwa Jaminan kematian dan jaminan hari tua bisa di cairkan dan bukan omong kosong.” ujarnya.

Hal ini terbukti dari laporan Peserta yang masuk ke FP JAMSOS.

“Semua peserta atau Ahli Waris yang mencairkan klaim merasa puas karena dilayani dengan cepat dan ramah,” tambahnya.

Ermina Sandra Yanti, Kepala Bidang Pelayanan Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Jawa Timur menjelaskan pihaknya telah mencairkan Ratusan miliar untuk klaim santunan Jaminan Kematian (JKM) Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) serta klaim Jaminan Hari Tua (JHT).

“Sejak awal tahun 2021 sampai 9 september 2021 Pihak kami mencatat telah mencairkan klaim JHT sebanyak 18.568 kasus sebesar Rp. 329.179.503.670.
Klaim JKK sebanyak 2.467 kasus sebesar Rp. 23.733.314.208 JKM sejumlah 699 kasus sebesar Rp.32.929.500.000. Sedangkan Jaminan Pensiun sejumlah 932 kasus sebesar Rp.7.209.891.308,” jelasnya.

“Hingga saat ini telah tercatat hampir 392 miliar dan hingga desember 2021 diproyeksikan terus bertambah mencapai 500 miliar atau setengah triliun rupiah, ” imbuhnya.

Cahyaning Indriasari, Asisten Deputi Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur Menanggapi hal tersebut
“.Berapapun klaim akan kami bayar selama menjadi peserta dan aktif membayar iuran, ini sejalan dengan komitmen kami memberikan pelayanan terbaik bagi peserta..” ujarnya.

Kepada seluruh lapisan masyarakat Sony Mardiyanto berharap, agar ikut menyosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan tersebut, sehingga seluruh pekerja baik formal maupun non formal harus masuk dan ikut serta dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Karena melalui program ini juga, pemerintah berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dijelaskannya, program ini dapat diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia, baik pekerja di perusahaan maupun usaha pribadi hingga bagi usaha peternak, petani dan sebagainya. “Percayakan pada BPJS Ketenagakerjaan sebagai pengelolanya. Harapannya kesejahteraan pekerja ini dapat di mulai dari Sidoarjo,” katanya.

Sony Mardiyanto juga meminta pada seluruh perusahaan,tokoh masyarakat,toko agama,LSM, untuk dapat membantu program ini sehingga terlaksana sampai di tingkat daerah, demi mewujudkan misi FP JAMSOS yaitu Sosialisasi, Edukasi dan Advokasi”Pada semua RELAWAN FP JAMSOS , Untuk terus membantu mengkampanyekan manfaat dan pentingnya BPJS KETENAGAKERJAAN ini” pungkasnya. (Tim sembilan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *