H-1 Akhir Masa PPKM Level 4 Jawa Bali Kasus Baru Covid-19 Menurun

Mojokerto l Mediasaberpungli.com – Dari sumber data Kasus Baru Covid-19 Jatim Tanggap Covid-19 dan Dashboard Covid-19 Jawa Timur per Tanggal 1 Agustus 2021 atau H-1 berakhirnya masa PPKM Level 4 Jawa Bali, terbaca untuk wilayah Jawa Bali grafiknya turun, wilayah Provinsi Jawa Timur grafiknya turun dan untuk wilayah kabupaten Mojokerto grafiknya turun.

Wilayah Jawa Bali grafiknya turun dari tanggal 31 Juli 2021 21292 kasus turun menjadi 17153 kasus tanggal 1 Agustus 2021 atau turun 139 kasus.

Bacaan Lainnya

Wilayah Provinsi Jawa Timur grafiknya turun dari tanggal 31 Juli 2021 4697 kasus turun menjadi 3671 kasus tanggal 1 Agustus 2021 atau turun 1026 kasus.

Wilayah Kabupaten Mojokerto grafiknya naik dari tanggal 31 Juli 2021 101 kasus turun menjadi 72 kasus tanggal 1 Agustus 2021 atau turun 29 kasus.

Data Kasus Baru 7 hari terakhir masa PPKM Level 4 Jawa Bali :

Jawa Bali
26/7/2021 19196 kasus
27/7/2021 29336 kasus
28/7/2021 30355 kasus
29/7/2021 25908 kasus
30/7/2021 24584 kasus
31/7/2021 21292 kasus
1/8/2021 17153 kasus

Provinsi Jawa Timur
26/7/2021 3517 kasus
27/7/2021 6337 kasus
28/7/2021 6422 kasus
29/7/2021 5506 kasus
30/7/2021 5210 kasus
31/7/2021 4697 kasus
1/8/2021 3671 kasus

Kabupaten Mojokerto
26/7/2021 70 kasus
27/7/2021 206 kasus
28/7/2021 173 kasus
29/7/2021 180 kasus
30/7/2021 101 kasus
31/7/2021 148 kasus
1/8/2021 72 kasus

Jika tren kasus baru menurun terus sampai akhir masa PPKM Level 4 Jawa Bali tangga 2 Agustus 2021, maka tanggal 3 Agustus 2021pemerintah tentunya akan melakukan relaksasi, pelonggaran atau penghentian PPKM Level 4 Jawa Bali.

“Karena itu jika tren kasus terus mengalami penurunan maka tanggal 26 Juli 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap,” kata Presiden Jokowi. (Selasa 20/7/2021 malam ).

Hal ini merupakan harapan dan keinginan masyarakat luas agar PPKM Level 4 Jawa Bali tidak diperpanjang atau dihentikan. Masyarakat terlihat sudah jenuh rasanya sudah gak betah lagi, gak kuat lagi bertahan dalam situasi yang sulit dan berat pada sisi ekonomi menjalani PPKM Level 4 Jawa Bali.

Mobilitas dan aktivitas dibatasi, tidak bisa bekerja karena harus di rumah saja, jualan dibatasi jam, pembeli sepi, usaha merugi, penyekatan lalin dan pemadaman PJU/PJ Desa membuat pendapatan turun sampai 30 %. Sementara kebutuhan ekonomi sehari-hari tak pernah henti.

Kita tunggu saja bagaimana nasib PPKM Level 4 Jawa Bali pada Pengumuman Pemerintah nanti malam. Seperti biasanya setiap malam terakhir masa PPKM, Pemerintah selalu melakukan siaran pers terkait PPKM diperpanjang atau tidak. (Tim Sembilan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.