Ini Penjelasan Kadis PMD, Terkait Keterlambatan Pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT)

Mediasaberpungli.com | Kampar Riau – Lambannya proses pencairan Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) di setiap desa, dikarenakan oleh Admistrasi yang belum lengkap. Kabupaten Kampar, 3 Desa dari 242 Desa yang telah menyelesaikan Administrasi dan langsung dicairkan.

Febrinaldi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kampar Mengatakan, bahwa proses pencairan Dana BLT-DD butuh waktu yang cukup untuk menyiapkan administrasinya. Tergantung kesigapan perangkat desa terutama Kades untuk menyiapkan APBDes perubahan dan Perdes terkait BLT-DD 2020. Kamis, 14/05/2020.

Bacaan Lainnya

Setakat ini baru 135 Desa dari 242 Desa se kampar, yang sudah dalam proses penyelesaian administrasi, dan 3 desa sudah melengkapi administrasi yakni Desa Laboy Jaya Kecamatan Bangkinang, Desa Pulau Tarap Kecamatan Kuok dan Desa Kampa, Kecamatan Kampar, ucap Febrinaldi.

Desa Laboy Jaya dan Desa Pulau Tarap, diserahkan langsung oleh Bupati Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, S.H. pada Rabu, 13 Mei 2020 dan Desa Kampa pada, Rabu 13 Mei 2020, terang Febri.

“Tujuan Bupati Kampar menyerahkan secara langsung ke 3 desa tersebut, guna memberikan motivasi dan semangat atau men-‘ trigger’ desa lain untuk segera melengkapi administrasi dan persyaratan lainnya BLT-DD,” ucapnya

Ia menambahkan, minggu depan akan ada 9 Desa lagi yang memenuhi syarat, kemungkinan besar Camat bersama Kades yang akan menyelenggarakan bantuan BLT-DD tersebut.

“Diharapkan seluruh desa sudah bisa menyelesaikan adm dan persyaratan tersebut sebelum libur lebaran ini,” tegasnya.

Maka, sebaiknya kita harus bertanya kepada pihak yang terkait, agar kita tidak meraba raba tentang kondisi sebenarnya atau sebaliknya, pihak terkait agar menjelaskan dengam membuat press release sehingga semua orang bisa mengetahui poko permasalahan, ucap Febri.(ujb/rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.