Kakek Usia 61 Tahun di Banyuwangi, Perkosa Cucu Tirinya.

  • Whatsapp

Astaghfirullah, Kakek Usia 61 Tahun di Banyuwangi, Perkosa Cucu Tirinya.

Banyuwangi | Mediasaberpungli.com – inisial SBU (61) warga Kecamatan Srono, merupakan kakek bejad yang tega memperkosa cucu tirinya sendiri yang masih berusia 19 tahun.

Read More

Pelaku dalam melancarkan aksinya dengan mengancam akan membunuh korban dan ibunya jika menolak melayani nafsu bejatnya tersebut.

“Kasus pemerkosaan ini terjadi pada tanggal 15 Mei 2021 sekitar pukul 05.00 Wib,” terang Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Arman Asmara Syarifuddin saat press conference, Senin 7 Juni 2021.

Lanjut Arman, pelaku Pagi itu, menyelinap ke kamar korban yang masih tertidur. Kebetulan rumah korban dalam kondisi sepi, karena ibunya keluar untuk belanja.

Korban yang ketakutan tak kuasa melawan, hingga akhirnya kesuciannya dinodai pelaku. “Jadi ada ancaman, pelaku akan membunuh korban dan ibunya jika ia menolak atau melapor kasus pemerkosaan ini,” ungkap Arman.

Kasus ini terungkap ketika ibu korban menaruh curiga terhadap perubahan perilaku putrinya yang murung beberapa hari setelah kejadian. Setelah didesak, korban akhirnya bercerita jika telah diperkosa oleh pelaku.

Atas kasus tersebut, keluarga korban akhirnya melaporkan pelaku ke Mapolsek Srono. Polisi langsung membawa korban ke rumah sakit untuk melakukan visum.

“Berdasarkan hasil visum et repertum, diketahui terjadi kerusakan pada selaput darah kemaluan korban akibat kemasukan benda tumpul,” ungkap Arman lagi.

Polisi langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku dan menetapkannya sebagai tersangka. “Pelaku telah mengakui seluruh perbuatannya tersebut,” tambahnya.

Selain menangkap pelaku, polisi juga berhasil sejumlah barang bukti. Diantaranya, satu set pakaian dalam korban, celana dalam milik tersangka, sebuah selimut, dan sprei.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 285 KUHP tentang tindak pidana pemerkosaan. “Ancaman hukumannya, 12 tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (rim).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *