Lapor Pak Bupati Hamparan dan Kebun Sitaan KPK Disewakan Kepada Petani 

Lampung Selatan, Saberpungli.com

Tanah hamparan berupa kebun sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (kpk) dalam perkara tindak pidana pencucian uang dengan tersangka x bupati lampung selatan, zainudin hasan saat ini di sewakan ke petani. Senin 8/11/2021

Bacaan Lainnya

Sedangkan di plang penguman KPK yang tertancap di lahan sitaan badan Anti korupsi ini tertulis bahwa bagi siapa pun yang tidak berkepentingan memasuki, menduduki, memepergunakan dan/atau merusak areal serta segala sesuatu yang ada di lahan ini tanpa izin penyidik KPK.

Berdasarkan penelusuran tim media ini, menemukan fakta bahwa Penyewaan lahan sitaan KPK ini masih terus berlanjut meski kasus tindak pidana tersebut telah ingkrah 2019 tahun lalu.

Satu contoh lahan sitaan KPK di desa Gunung Terang kecamatan kalianda lamsel telihat masih ditanami Jagung. Dilokasi, salah satu warga yang ikut jadi buruh harian mengatakan bahwa lahan berupa kebun itu sudah beberapa tahun ini di sewa oleh salah satu warga suka marga kecamatan sidomulya lamsel.

Dan Dari sumber yang ditemui dilokasi itu, tim menelusuri keberadaan penyewan lahan tersebut. Di kediamannya, penyewa berinisial R warga suka marga ini mengakui bahwa ia sudah menyewa lahan sitaan kpk seluas 3 hektar itu dari kerabat x bupati lamsel zainudin hasan, untuk jangka waktu 5 tahun dimulai sejak 2019 dengan nilai sewa sebesar Rp22 juta .

“Di bulan-bulan yang lalu ada gugatan dari pemda, orang pemda datangi saya bahwa tanah itu tidak boleh di tanami lagi. Intinya mah di stop. saya juga ada keponakan di pemda, saya minta bantu ma ponakan itu, tolong selamatin saya. Nah, ponakan saya itu katanya sudang bilang sama bupati, “ungkapnya.

” Saya ada keponakan yang bantu ngurusi, Bahkan keponakan saya ini sudah menemui bupati (nanang ermanto) untuk meminta izin menggarap lahan sitaan kpk itu tiga tahun lagi,”ungkapnya lagi.

Kemudian tim lanjutkan penelusuran ke desa sukatani kecamatan kalianda. di desa tersebut ada lahan kebun sitaan kpk dalam kasus yang sama dengan luas sekitar 10 hektar dan lahan itu saat ini ditanami gandum oleh petani penyewa. Terlihat di lokasi ada beberapa orang pekerja/buruh sedang memanen tanam gandum.

Dari penuturan pekerja pemetik gandum dilahan itu, penyewa lahan merupapakan warga desa marga catur kecamatan kalianda. Saat ditemui dikediamannya, Solihin (penyewa lahan) menuturkan bahwa dia telah menggarap lahan kebun sitaan KPK tersebut sejak beberapa tahun lalu.

Ia mengakui lahan seluaa 10 hektar tersebut disewanya dari salah satu kerabat mantan bupati lamsel zainudin hasan yang bernama Irul dengan besaran sewa 4 juta perhektar pertahun. “Jadi sebelum pak zainudin(x bupati lamsel) Saya sudah menggarap lahan itu. Saya dulu dipercaya sama pak zainudin nya, intinya di suruh menggarap lahan itu karena di garap orang gak oernah ada hasilnya,”tuturnya.

Semenjak disita KPK, lahan itu masih di garap oleh solikin dengan kesepakatan sewa. Penyewaan lahan di perpanjang setiap tahunnya. “Kalau tahun depan (2022) sudah saya kontrak,”kata solihin.

Dikatakan oleh Solikin, bahwa ia sempat dihubungi pihak pemerintah daerah. Lantas hal itu solihin menghubungi kerabat zainudin dengan maksud bercerita.

“Makanya kemarin saya di bel (dihubungi via telpon ) sama orang pemda karena tanah itu sudah diserahkan terimakan ke pihak pemda. Saya ngomong sama si irul (kerabat zainudin hasan), bang irul saya dengar tanah ini sudah diserahkan ke pemda. saya kemarin sempat di bel, hanya di tanyaan aja gak neko-neko nanya hanya saya bilang ngontrol sama si irul,”kata solikin menirukan obrolannya.

” Kalau tanah ini sudah diserahka ke pemda lanjut solihin, otomatis dalam pengawas pemerintah daerah. saya minta selembaran surat dari pemda, sampean laporlah kesana bahwa tanah ini tahun 2020 sudah saya kontrakan,”imbuhnya.

Kepada Solihin, pihak pemberi sewa telah menemui sekretaris daerah pemkab lamsel. Namun sampai saat ini pihak pemberi sewa belum menunjukan bukti berupa surat sebagai legalitas penyewaan tanah dari pemda setempat kepada solihin.

Solihin menerangkan, bahwa bukti transaksi penyewaan lahan sitaan KPK itu hanya berupa kuitansi bermatrai yang di berikan oleh pihak pemberi sewa yakni kerabat x bupati lamsel zainudin hasan. Ia juga menerangkan sudah 3 kali membayar sewa untuk 3 tahun.tutup nya ( Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.