Maulid Nabi Muhammad SAW dan Tasyakuran Dihadiri KH Hasan Wahyudin 

Cirebon l Mediasaberpungli.com – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi MUHAMMAD SAW 1444 Hijriah dan Tasyakuran Jam’iyah Marhaban Nurul Ihksan, dan Harlah Majelis Ta’lim As-Shobirin ke-22 menggelar pengajian akbar untuk umum dengan mendatangkan Ulama kondang yaitu K.H. Hasan Wahyudin dari Arahan Kab.Indramayu.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut digelar dihalaman Majelis Ta’lim As-hobirin Desa Pegagan kidul, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten provinsi jawa barat Cirebon, Minggu (20/11/2022) Malam.

Kegiatan yang mengusung tema Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, ini dihadiri sekitar 1.000 jamaah dari berbagai desa diwilayah Kecamatan Kapetakan dan Tampak Juga dihadiri oleh Camat Kecamatan Kapetakan, R. Udin Kaenudin, M.Si., Ketua MWC-Nu Kapetakan H. Ahmad Junaedi, Kepala Desa Pegagan kidul H.Suryana dan Perangkat Desanya, Para Tokoh ulama serta Babinsa Desa Pegagan kidul Serda Abdulrahman, Bhabinkamtibmas Pegagan kidul Bripka Martono dari Polsek Kapetakan, Satkoryon Banser Kecamatan Kapetakan diketuai Moh. TAJUDIN, Ketua beserta pengurus Jam’iyah JAMSONGO Desa Pegagan kidul, berlangsung lancar dan kondusif, serta Khidmat.

Ketua acara kegiatan Tabiin menyampaikan” terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung dan bekerjasama, hingga kegiatan maulid nabi Muhammad SAW dan Tasyakuran Jam’iyah Marhaban Nurul Ihksan dan Majelis Ta’lim As-hobirin Ke-22 berjalan dengan baik dan lancar.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi perayaan seremonial, ajang gengsi dan ajang perbaikan gizi ‘makan-makan’ saja. Akan tetapi, perayaan maulid dan sekaligus Tasyakuran ini menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat dan kecintaan kita kepada Rasullullah SAW. Ini menjadi ajang meningkatkan ‘gizi’ spiritual kita, menelaah sirah Rasulullah SAW, kemudian mengikuti semua syariat yang dibawahnya, menjadikan Rasulullah idola dan teladan dalam kehidupan kita, sehingga nutrisi “menjalankan sunnahnya” terpenuhi, Ungkap Tabiin.

“Kami juga berharap, pengajian yang didukung oleh semua keluarga besar Nahdlatul Ulama ( NU ) dan semua pihak, semoga bisa terus di laksanakan setiap tahun kedepannya. Semoga kegiatan ini bisa dijadikan sebagai wadah untuk memulai nafas baru dan memperbaiki semangat kebersamaan dalam melakukan kebaikan dan perbaikan dikehidupan sehari-hari. Dalam proses membangun karakter kebersamaan kita agar tetap terjalin dengan baik,” Pungkas Tabi’in.

Sementara itu, K.H. Hasan Wahyudin dalam mengawali tausyiahnya mengajak kaum muslim khususnya, agar terlebih dahulu anak anak kita kelak nanti harus diajarkan untuk lebih mencintai orang tua kita dan utamakan berziaroh kubur kemakom orang tua sendiri untuk mendoakanya, dan buyut kita terdahulu serta merawatnya, sebelum kita berziaroh ke tempat lebih jauh. Ujarnya.

Selain itu, Juga. K.H. Hasan Wahyudin menyampaikan tentang silsilah dan Kisah Kelahiran Nabi Muhammdad SAW. Agar kita senantiasa menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW , mencintai Rasulullah SAW bukan sekedar mencintai dengan perasaan saja, tapi bagaimana kita bisa mentauladani segala tingkah laku dengan sesuatu yang dicintai Rasulullah SAW .” pungkasnya. Dengan diahkiri Do’a bersama. (Caswila)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *