Musda KNPI Kota Pangkalpinang 2020 Diduga Disetting

  • Whatsapp

Saberpungli.com l Pangkalpinang – Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pangkalpinang Tahun 2020, dilaksanakan di Hotel Cordela, Minggu (23/8/2020). Salah satu Calon Ketua KNPI Kota Pangkalpinang Firman Rahmadoni, tidak bisa ikut sebagai bursa Calon Ketua KNPI Kota Pangkalpinang.

Dari persyaratan di AD ART KNPI bahwa, setiap calon, bisa maju sebagai Calon Ketua, harus mengantongi minimal 6 rekomendasi dari OKP. Firman oleh ketua sidang diputuskan, tidak bisa Ikut sebagai calon ketua, karena kurang satu rekom dari OKP.

Ketua OKP GMPI Dedi yang akrab dipanggil Aye, sebagai salah satu peserta dan pengusung Firman, angkat bicara. Aye menduga pelaksanaan Musda KNPI Kota Pangkalpinang 2020, diduga penuh dengan intrik dan setting.”Memang ini diarahkan untuk memenangkan satu calon tertentu,” ujar Aye saat Konfrensi Pers di salah satu hotel di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (23/8/2020) sekira pukul 17.35 WIB.

Aye menyatakan, Demokrasi Kepemudaan di Kota Pangkalpinang, telah ternoda dalam pelaksanaan Musda KNPI itu.”Sebagai salah satu pengusung salah satu Calon Ketua KNPI Kota Pangkalpinang, saya kecewa dengan praktek yang tidak sehat, karena pelaksanaan Musda KNPI Kota Pangkalpinang diduga syarat dengan pengkondisian,” ujar Aye.

Senada dengan Aye, Pengurus GMP Nanda mengatakan, bahwa kami mengambil sikap walk out dari rapat Musda KNPI 2020, karena kami menggangap bahwa Musda ini, memang sudah disetting sedemikian rupa.”Agar calon yang kami usungkan, tidak bisa maju sebagai calon ketua di Musda KNPI Kota Pangkalpinang .

PMI adalah OKP yang tidak terverifikasi sebagai salah satu peserta Musda  tahun 2020. Padahal Musda Tahun 2016 PMI adalah sebagai peserta penuh, namun tahun 2020 tidak terdaftar sebagai salah satu peserta Musda KNPI Kota Pangkalpinang. Karena OKP PMI, tidak mengikuti Rapimda KNPI Tahun 2020, sebagai syarat untuk bisa terdaftar sebagai peserta Musda. Namun menurut Nanda, kalaupun OKP PMI tidak terverifikasi sebagai peserta untuk Musda KNPI Tahun 2020.”Seharusnya panitia memberikan kesempatan atau pendaftaran kepada calon untuk mengganti dengan OKP lain yang  memenuhi syarat, agar tercipta keadilan dan bertarung secara jantan,” ujarnya.

Sekalipun calon yang kami usung tidak dapat bertarung dalam kompetisi Calon Ketua KNPI Kota Pangkalpinang, bukan bearti kami kalah.”Bagaimana bisa dibilang kalah, bertarung saja belum,” tegas Nanda.

“Dan kami ucapkan selamat kepada saudara Febri Yanto yang terpilih sebagai Ketua DPD KNPI Kota Pangkalpinang priode 2020-2023. Hasil Musda KNPI 2020 secara aklamasi,” ucap Nanda.

Nanda berharap, semoga ketua terpilih Febrianto, dapat merangkul kawan-kawan OKP di kota Pangkalpinang.”Untuk KNPI Kota Pangkalpinang lebih baik lagi di masa yang akan datang,” harapnya. (Zen)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *