Panglima TNI Kunjungi Berapa Puskesmas di Kabupaten Mojokerto Tinjau Silacak Pastikan Program 3T Jalan

  • Whatsapp

Mojokerto l Mediasaberpungli.com – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengunjungi Kabupaten Mojokerto, pada Minggu, 1 Agustus 2021 jam 10.30 WIB.

Rangkan kunjungan kerja Panglima TNI hari kedua di wilayah Propinsi Jawa Timur itu, Panglima TNI meninjau langsung beberapa Puskesmas yaitu, Puskesmas Gayaman Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, dan juga Puskesmas Sukomoro Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, dan Puskesmas Balerejo Kecamatan Balerejo Madiun.

Read More

Kunjungan kerja itu untuk mengecek para prajurit TNI yang telah dibekali kemampuan dalam mengoperasikan Aplikasi Silacak (Sistim Informasi Pelacakan) dan Inarisk yang akan diperbantukan sebagai Tenaga Tracer Covid-19.

InaRISK adalah portal hasil kajian risiko yang menggunakan arcgis server sebagai data services yang menggambarkan cakupan wilayah ancaman bencana, populasi terdampak, potensi kerugian fisik (Rp.), potensi kerugian ekonomi (Rp.) dan potensi kerusakan lingkungan (ha) dan terintegrasi dengan realisasi pelaksanaan kegiatan pengurangan risiko bencana sebagai tool monitoring penurunan indeks risiko bencana.

“Apa yang dilakukan oleh tracer baik Babinsa, Babinkamtibmas, Bidan Desa dan Kepala Desa itu belum termonitor atau datanya belum masuk ke Pemerintah Pusat sehingga Indonesia masih 1/1. Padahal pelaksanaan di lapangan kita, sudah 1/29 karena tidak ada yang memasukan dari rekan-rekan tracer. Untuk itu setelah aplikasi ini tergelar dan para tracer sudah bisa menggunakan diharapkan Indonesia datanya sudah terbaca 1/30 oleh WHO,” tegas Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Kita apresiasi karena positivity rate rendah. Hasilnya mereka aplikasi Silacak dan inaRISK. Terkait aplikasi Silacak, bukan kita mampu menginput data, tapi di lapangan harus juga paham,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Panglima TNI berharap; agar Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan bidan, sigap dalam melakukan tracing.

Ketika ada konfirmasi positif langkah sigap selanjutnya adalah tracing kontak erat.

“Bahwa penggunaan masker dan isolasi mandiri jadikan kebiasaan baru. Sehingga saat ini ketika kita dalam kondisi badan hangat langsung isoman, masuk kamar lalu lapor ke bidan desa. Kalau itu sudah biasa kita bisa memutus mata rantai Covid-19, karena mau tidak mau kita harus hidup bersama Covid-19, kalau kita tahu kelemahan covid ya kita bebas,” kata Panglima.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI juga menyaksikan kemampuan para Babinsa dan Bhabinkamtibas yang sedang menerapkan penggunaan Aplikasi Silacak dan Inarisk yang digunakan para Tracer dalam bertugas.

“Ketika ada notifikasi konfirmasi positif, apa yang kita lakukan adalah tracing kontak erat, kemudian membagi kegiatan mulai dari entri tes, lalu klasifikasi, konfirmasi entri tes, mana yang OTG mana yang OTG ringan. Kemudian laksanakan isoter 10 hari, lalu lakukan testi tes dan bebas. Sedangkan OTG ringan lakukan isoter 14 hari, kemudian dilaksanakan testi tes kalau sudah negatif kembali ke masyarakat,” lanjut Panglima TNI.

Panglima TNI mendengarkan pemaparan empat pilar Desa Gayaman yakni, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Bidan Desa, dan Kepala Desa Gayaman.

Dalam pemaparannya, pelacakan kontak (tracing) Covid-19 di Puskesmas Gayaman, 1 : 29 dinilai Panglima TNI cukup bagus sembari memberikan tugas.

Panglima TNI menegaskan, jika beberapa hari lalu telah melaksanakan pelatihan secara tracer digital dan tracer lapangan. Hasilnya, empat pilar tersebut sudah menguasai aplikasi baik aplikasi Silacak maupun aplikasi Inaris.

Upaya yang dilakukan adalah tracing kontak erat dan membagi kegiatan mulai entry test, klasifikasi dan konfirmasi.

“Mana yang OTG, mana yang ODG ringan. Kalau OTG maka laksanakan Isoter (Isolasi terpusat) selama 10 hari, kemudian laksanakan tes dan bebas. Sedangkan ODG ringan, laksanakan isolasi selama 14 hari dan dilaksanakan tes. Kalau sudah negatif kembali ke masyarakat,” katanya.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memberikan bantuan Laptop kepada Tenaga Tracer Covid-19, saat melakukan kunjungan kerja di beberapa Puskesmas itu.

Panglima TNI menjelaskan bahwa bantuan Laptop yang dilengkapi dengan Aplikasi Silacak dan Inarisk bertujuan untuk mendukung kerja Tenaga Tracer dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Laptop ini merupakan  peralatan yang wajib digunakan dan harus dikuasai para Babinsa yang menjadi Tenaga Tracer, karena ini adalah senjatanya kalian dalam melaksanakan tugas,” tegasnya.

“Kepada para Tenaga Tracer harus terus bekerja dengan maksimal karena penyebaran Covid-19  ini tidak pernah berhenti dan tidak ada hari liburnya. Penyebaran Covid-19 ini terus merambah ke mana-mana, jadi tenaga Tracer jangan sampai kalah cepat dalam menghentikan penyebaran Covid-19,” jelas Panglima TNI.

Panglima TNI mengingatkan kepada para Tenaga Tracer Covid-19 dan Tenaga Kesehatan untuk tetap menjaga diri, agar tetap sehat dalam melaksanakan tugas di lapangan.

“Saya berharap, para Tenaga Tracer Covid-19 dan Tenaga Kesehatan seperti para Babinsa, Bhabinkamtimas, Ibu Bidan Desa dan Kepala Desa jangan sampai ada yang sakit, sehingga kesehatan harus benar-benar dijaga,” harapnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran dan instansi yang terlibat dalam penanganan Covid-19 ” kata Panglima

Turut serta hadir mendampingi Panglima TNI diantaranya  Asops Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin,S.E., M.M., M,Tr.(Han), Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni, S.E., Kapuskes TNI Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., MARS, M.H., Kapuspen TNI Mayjen TNI Prantara Santosa, S.Sos., M.Si., M.Tr.(Han), Pangkoopsau I Marsda TNI Ir. Tedy Rizalihadi S., M.M., dan Kababek TNI Marsma TNI Sugeng Wiwoho. Turut hadir pula rombongan Panglima TNI, Pangdam V/Brw Mayjen TNI Suharyanto S.Sos.,M.M, Kapolda Jatim Irjen Pol DR. Nico Afinta. Tidak ketinggalan turut hadir menyambut rombongan Panglima TNI, Gubernur Jatim H. Khofifah Indar Parawansa, Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M. Dariyanto , Bupati Mojokerto Hj Ikfina fahmawati, Walikota Mojokerto Ika Puspita Sari serta Kepala Puskesmas Brangkal dr. Nurcahyanti Akbar Kusuma Wardani. (Tim Sembilan)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *