Pertama di kab Pati, terapi saraf dalam air.

Mediasaberpungli.com | Pati – Puluhan ibu-ibu cantik dari beberapa desa melakukan terapi syaraf di dalam kolam pada Minggu (27/11/2022) pukul 08.00-10.00 wib . Suasana di

Lokasi, Kolam Renang New Seleulop Gabus kabupaten Pati.
bertambah meriah dengan kegiatan massal yang diikuti oleh Puluhan Ibu ibu cantik tersebut,,

Bacaan Lainnya

Kegiatan event tersebut di ikuti peserta dari desa dalam wilayah berbagai kecamatan, yaitu kecamatan Sukolilo, Tambakromo, Gabus, Kayen, Winong.

Kegiatan ini menjadi salah satu literasi dalam upaya untuk memasyarakatkan olahraga dan menyehatkan masyarakat. Olahraga, menurutnya, merupakan kegiatan yang sangat penting untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Selain itu, kegiatan senam yang dilakukan secara bersama-sama juga akan mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa persatuan warga.

Sementara itu, Fin Siti Rahmah D’mers, narasumber dan instruktur senam mengatakan sudah melakukan persiapan untuk event ini sejak beberapa minggu yang yang lalu. Ia bersama anggota yang lain juga sudah rutin melaksanakan kegiatan senam di sanggarnya, SS Nyai. Namun khusus persiapan event terapi syaraf kali ini, dibatasi sebanyak 25 peserta saja, karena terapi ini sebenarnya bersifat privat.

FIN Siti menjelaskan, saraf kejepit dapat terjadi akibat sebagian atau seluruh bagian lunak pada tulang belakang tertekan ke dalam bagian lunak piringan sendi.

Tulang belakang terdiri dari 24 tulang yang disebut dengan vertebrata dan tersusun di atas satu sama lain.

Susunan tulang ini berfungsi untuk membentuk tabung untuk melindungi sumsum tulang belakang dan saraf yang menghubungkan sinyal perintah antara otak dan otot. Di antara masing-masing tulang tersebut terdapat piringan sendi berbentuk datar dan bulat. Piringan ini bekerja sebagai bantalan untuk meredam tekanan saat beraktifitas.
Saat bantalan melemah, tulang bisa bergeser atau bahkan pecah. Akibatnya, bagian lunak menyerupai jelly pada piringan sendi bisa bocor melalui celah di antara tulang. Oleh karena itu, untuk awal pencegahan dapat dilakukan terapi, dengan gerakan2 sesuai standar MCO ( Masase Cidera Olahraga) pimpinan Dr Arif Setiawan, tutur Siti.

Melihat antusiasme masyarakat, untuk kedepanya beliau akan mengadakan event ini secara berkala.

Rep
Kabiro pati

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *