Rasa Sedih Menyelimuti Umat Muslim Tatkala Romadhon Mendekati Akhir

Mediasaberpungli.com |Hikmah Islami

Bulan romadhon telah mendekati akhir, bagi kaum muslimin yang sangat mencintai suasana di bukan romadhon dengan penuh keberkahan dan semua amal ibadah di lipat gandakan, tentunya sangat sedih, karena usia kita belum tentu bisa menemui kembali bukan romadhon di tahun kemudian
Karena kematian milik Alloh
Semoga kita di berikan panjang umur dan sehat selalu hingga bisa merasakan kembali bulan penuh berkah (Romadhon)
Andai Romadhon bisa berpesan, maka kira-kira yang akan disampaikannya :

Bacaan Lainnya

” Setelah aku pergi, jangan kau lupakan aku (Puasa) karena jika Alloh berkehendak niscaya aku akan datang kembali menghampirimu

Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam menganjurkan untuk melaksanakan kerap untuk melakukan puasa di luar dari puasa romadhon, termasuk puasa sunnah

Selain mendapatkan pahala juga mendapat manfa’at termasuk untuk kesehatan
Jadi puasa itu sehat dan baik bagi tubuh dan hati kita
Semua seputar puasa ini telah tercantum dalam hadits-hadist tentang puasa dimana di dalamnya ada keutamaan dalam berpuasa

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan di lipat gandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat.
Alloh Ta’ala berfirman (yang artinya) “Kecuali amalan puasa.

Amalan puasa tersebut adalah untuk-ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.
Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena ku Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Robbnya.

Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Alloh daripada bau minyak kasturi”

(HR. Muslim no. 1151).

Adapun puasa sunnah adalah amalan yang dapat melengkapi kekurangan amalan wajib.
Selain itu pula puasa sunnah dapat meningkatkan derajat seseorang menjadi wali Alloh yang terdepan (As saabiqun al muqorrobun)
Lewat amalan sunnah inilah seseorang akan mudah mendapatkan cinta Alloh. Sebagaimana disebutkan dalam hadits qudsi

وَمَا يَزَالُ عَبْدِى يَتَقَرَّبُ إِلَىَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ ، فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِى يَسْمَعُ بِهِ ، وَبَصَرَهُ الَّذِى يُبْصِرُ بِهِ ، وَيَدَهُ الَّتِى يَبْطُشُ بِهَا وَرِجْلَهُ الَّتِى يَمْشِى بِهَا ، وَإِنْ سَأَلَنِى لأُعْطِيَنَّهُ ، وَلَئِنِ اسْتَعَاذَنِى لأُعِيذَنَّهُ

“ Hamba-ku senantiasa mendekatkan diri padaku dengan amalan-amalan sunnah, sehingga Aku mencintainya.
Jika aku telah mencintainya, maka aku akan memberi petunjuk pada pendengaran yang ia gunakan untuk mendengar
Memberi petunjuk pada penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat
Memberi petunjuk pada tangannya yang ia gunakan untuk memegang
Memberi petunjuk pada kakinya yang ia gunakan untuk berjalan
Jika ia memohon sesuatu kepadaku, pasti aku mengabulkannya
Dan jika ia memohon perlindungan, pasti Aku akan melindunginya ” .
(HR. Bukhori no. 2506).

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ

“Berbagai amalan dihadapkan (pada Alloh) pada hari Senin dan Kamis
Maka aku suka jika amalanku di hadapkan sedangkan aku sedang berpuasa ”.
(HR. Tirmidzi no. 747. Shochih dilihat dari jalur lainnya).

Dari ‘Aisyah Rodhiyallohu ‘Anhu beliau mengatakan,

إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يَتَحَرَّى صِيَامَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ.

“Rosululloh Shollallohu ‘Qlaihi Wassallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari senin dan kamis ”.
(HR. An Nasai no. 2360 dan Ibnu Majah no. 1739. Shochih)

للصائم فرحتان يفرحهما: إذا أفطر فرح، وإذا لقي ربه فرح بصومه

“ Bagi orang berpuasa ada dua kebahagiaan:
Yaitu kebahagia’an ketika berbuka
Dan ketika berjumpa Robbnya bahagia karena puasanya ”.

 

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ، وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ، فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

“ Wahai sekalian pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu menikah, hendaklah ia menikah karena hal tersebut lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan
Dan barangsiapa yang belum mampu, hendaknya ia berpuasa karena sesungguhnya (puasa itu) adalah pemutus syahwatnya ”.

أحَبُّ الصِّيَامِ إلى اللهِ صِيَامُ دَاوُدَ، وَأحَبُّ الصَّلاةِ إِلَى اللهِ صَلاةُ دَاوُدَ: كَانَ يَنَامُ نِصْفَ الليل، وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ، وَكَانَ يُفْطِرُ يَوْمًا وَيَصُوْمُ يَوْمًا

“Puasa yang paling disukai oleh Alloh adalah puasa Nabi Daud.
Sholat yang paling disukai Alloh adalah Sholat Nabi Daud.
Beliau biasa tidur separuh malam
Dan bangun pada sepertiganya
Dan tidur pada seperenamnya
Beliau biasa berbuka sehari dan berpuasa sehari ”.
(HR. Bukhori no. 3420 dan Muslim no. 1159)

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa Romadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal
Maka dia seperti berpuasa setahun penuh ”.
(HR. Muslim no. 1164)

Semoga manfa’at dan menjadi renungan bagi kita.. Aamiin

{@mr /A.R }

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *