Terakhir Kata Terserah Diucapkan

Artikel l Mediasaberpungli.com – Aku Mati-Matian demi kamu “Tapi Kamu mati-matian demi Matiin Aku”.

Suami Mati Matian bekerja demi keluarga “Meskipun tidak mendapatkan uang, Suami tetap pulang dan ada belanja untuk kehidupan sehari-hari (tidak perduli kondisi susah / Masa Corona).

Bacaan Lainnya

Ketika suami ada kesalahan si istri menyumpah dengan Alquran (Konsekwensinya jika melanggar sumpah) Mati sandang pangan dan lain sebagainya.

Padahal suami bekerja untuk menafkahi keluarga.

Giliiran Suami ada musibah, di luar berurusan dengan hukum, masalah dengan pekerjaan? “Jawabnya si istri aku hanya orang miskin tidak bisa membantu apa-apa, hanya bisa bantu Doa”.

Sumpah Alquran atas kepala suami telah dilaksanakan, Namun istri tetap melakukan Control kerjaan suami diluar.

Tidak terasa usia sudah lansia, rumah tangga tidak mempunyai penghasilan tetap, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dari pekerjaan suami yang tidak mempunyai penghasilan yang pasti.

Diusia lansia suami kerap merenung, anak semakin besar, biaya hidup-pun semakin besar. Bagi istri tidak perduli suami bekerja atau tidak, kebutuhan wajib terpenuhi. (Memang sudah menjadi kewajiban suami).

Bagi suami, ini kehidupan yang menyakitkan! Bagaimana tidak, kerja tidak kerja kebutuhan harus terpenuhi, sementara itu tidak jarang istri melakukan pengawasan suami di luar.

Dikala susah ( itu urusan suami ) padahal suami bekerja untuk keluarga. Ngerii! Disaat aku terpuruk dalam kesedihan menanggung beban yang teramat berat’ bukannya obat luka namun siwanita memili ingin bebas berteman curhat dengan siapapun termasuk lelaki yang bukan suaminya, dengan alasan kesepian.

Hingga terakhir suami berkata “Terserah” postur tubuh suami semakin kurus “yang ia fikir saat ini bagamana caranya mempunyai bekal untuk kehidupan sesudah mati” Minggu 14 November 2021.

Tidak usah repot-repot menjelaskan tentang Dirimu, Sebab yang menyukaimu tidak butuh Itu, Dan yang membencimu tidak percaya Itu.

Hidup bukan tentang siapa yang terbaik, tapi tentang siapa yang mau berbuat baik, kata kata terserah” merupakan akhir sebuah harapan suami.

Demikian coretan fakta sebagai pemahaman pembaca.

Catatan: Jika dalam Coretan fakta kehidupan ada yang mengalami kesamaan, Mohon maaf ini hanya coretan sebagai ungkapan diri Fakta Kehidupan. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.